Menu Aksesibilitas (CTRL+U)

Widget kebesaran

Rapat Besar Perdana PD IPM Sleman #1 - Periode 2026/2028

Admin IPM 14 September 2026 27x dibaca
Rapat Besar Perdana PD IPM Sleman #1 - Periode 2026/2028
Dokumentasi: Rapat Besar Perdana PD IPM Sleman #1 - Periode 2026/2028

 

Sleman, 13 September 2026 — Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PD IPM) Sleman menggelar Rapat Besar Perdana pada Ahad, 13 September 2026, bertempat di Aula Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang dimulai pukul 14.30 WIB ini menjadi momentum awal bagi seluruh jajaran kepengurusan periode 2026–2028 untuk menyatukan langkah dan mematangkan berbagai agenda organisasi.

Rapat besar perdana tersebut menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh bidang di PD IPM Sleman. Berbagai hal dibahas untuk memastikan kepengurusan dapat berjalan dengan arah yang jelas, khususnya dalam mempersiapkan Rapat Kerja Daerah (Rakerda).

Membahas Persiapan Rakerda

Pembahasan utama dalam rapat adalah persiapan Rakerda yang akan menjadi forum untuk memaparkan, membahas, dan menyelaraskan program kerja PD IPM Sleman selama satu periode kepengurusan.

Rakerda nantinya diharapkan tidak hanya menjadi forum internal kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang untuk menyelaraskan program kerja dengan pimpinan di tingkat cabang dan ranting, sehingga program yang dirancang dapat menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi di masing-masing daerah.

Dalam rapat tersebut, persiapan Rakerda mulai dimatangkan, mulai dari pembahasan konsep kegiatan, kebutuhan kepanitiaan, hingga pembagian tugas yang diperlukan untuk menunjang pelaksanaannya.

Menyusun dan Membahas Matriks Program Kerja

Salah satu agenda penting dalam Rapat Besar Perdana adalah pembahasan matriks program kerja masing-masing bidang.

Setiap bidang mulai memetakan program kerja yang akan dilaksanakan selama periode 2026–2028. Pembahasan dilakukan untuk memastikan setiap program memiliki tujuan, sasaran, waktu pelaksanaan, serta pembagian tanggung jawab yang jelas.

Matriks program kerja juga menjadi sarana untuk melihat keterkaitan antara program satu bidang dengan bidang lainnya. Dengan demikian, program kerja yang dirancang dapat saling mendukung dan membuka peluang kolaborasi antarbidang.

Pembahasan ini menjadi langkah awal untuk menyusun program kerja yang lebih terarah dan terukur, sekaligus menjadi salah satu bahan utama dalam pelaksanaan Rakerda mendatang.

Pemetaan Stakeholder dan Penguatan Kolaborasi

Selain membahas program kerja, masing-masing bidang juga melakukan pemetaan stakeholder yang berkaitan dengan program yang akan dijalankan.

Pemetaan tersebut dilakukan untuk mengetahui pihak-pihak yang dapat diajak berkoordinasi dan berkolaborasi dalam pelaksanaan program. Dengan adanya pemetaan stakeholder, setiap bidang diharapkan dapat membangun jejaring yang lebih luas dan mendukung keberhasilan program kerja selama satu periode.

Konsolidasi Kepanitiaan

Rapat Besar Perdana juga menjadi momentum untuk melakukan konsolidasi kepanitiaan. Nama-nama panitia dipaparkan dan dilakukan pengecekan terhadap pembagian serta koordinasi masing-masing bagian.

Konsolidasi ini dilakukan agar seluruh panitia memahami tugas dan tanggung jawabnya serta dapat berkoordinasi dengan baik dalam mempersiapkan Rakerda.

Sapa Menyapa Daerah

Tidak hanya membahas agenda internal, Rapat Besar Perdana juga membawa semangat “Sapa Menyapa Daerah”. Agenda ini menjadi bagian dari upaya PD IPM Sleman untuk memperkuat komunikasi dengan pimpinan di tingkat cabang dan ranting.

Melalui komunikasi yang lebih dekat dengan daerah, PD IPM Sleman dapat mengetahui kondisi, kebutuhan, dan potensi yang ada di masing-masing daerah. Hal tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menyusun program kerja agar lebih relevan dan dapat memberikan dampak nyata.

Menyatukan Langkah untuk Satu Periode Kepengurusan

Rapat Besar Perdana PD IPM Sleman menjadi langkah awal untuk membangun kesamaan arah dalam menjalankan kepengurusan periode 2026–2028. Pembahasan Rakerda, matriks program kerja, pemetaan stakeholder, konsolidasi panitia, serta komunikasi dengan daerah menjadi bagian penting dari proses awal tersebut.

Dengan semangat kebersamaan dan koordinasi yang kuat, seluruh jajaran PD IPM Sleman diharapkan mampu menjalankan program kerja secara terarah dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan gerakan pelajar Muhammadiyah di Sleman.

September S-nya apa? SEMANGATTTTT!

Bagikan Artikel Ini: